15 September 2012

OSP 8 Gorontalo Sepakat Tingkatkan Pengendalian Kinerja Pendampingan


Salah satu bentuk pengendalian kegiatan dilapangan adalah Uji Petik. Hal ini dimaksudkan untuk mengukur capaian program dan pemahaman pelaku.
Perjalanan program PNPM Mandiri Perkotaan di provinsi Gorontalo telah memasuki tahun ke 7 sejak tahun 2005.
seiring perjalanan yang panjang silih berganti fasilitator hingga saat ini masih sangat tinggi. Olehnya penguatan dan pelatihanpun sering dilakukan dalam rangka menunjang kualitas pendampingan.
Pengendalian kegiatan pendampingan dimaksud adalah untuk meminimalisir segala bentuk keterlambatan, baik yang bersumber dari fasilitator maupun ditingkat masyarakat. Hal ini pula ditegaskan oleh Team Leader OSP 8 Gorontalo Bakhrun Gassing bahwa pengendalian kegiatan pendampingan wajib dilakukan oleh masing-masing bidang mengingat kita tidak memiliki TA Monev.
Dalam rapat yang digelar bersama tim korkot dibahas beberapa agenda :
  • Kegiatan Pelatihan
    • Evaluasi pelatihan khusus fasilitator
    • Rencana KBIK Kota
    • Pelatihan Cluster Kecamatan
    • Progres Pelatihan All
  • Kegiatan Sosialisasi
    • Lokakarya Mid Term review kab/kota
    • Lokakarya PLPBK Kab. Gtlo
    • Lokakarya Mi term Review tingkat provinsi
    • Media Visit
    • Pameran PNPM di dua lokasi : kab. Gorontalo utara dan PU Provinsi Gorontalo
  • Bidang MK dan PB
    • Pengendalian laporan bulanan MK
    • Tindaklanjut temuan BPKP
  • Bidang Infra
    • Pengendalian pemanfaatan BLM kab. Gtlo
    • Pengendalian pemanfaatan BLM APBD Kota Gtlo
  • Bidang PLPBK
    • Progres dan target kota (tindaklanjut hasil kelurahan temuan)
    • RKTL Kab. Gorontalo
  • Siklus Kota dan Kemitraan
    • SIM KP
  • Pengendalian 
    • SIM Reguler
    • SIM PLPBK
    • SIM PPM 
dari sejumlah agenda yang dibahas dalam pertemuan kemarin (jumat;14 sept 2012) tercatat durasi pembahasan masalah MK dan pinjaman bergulir paling lama. hal ini disebabkan karena permasalahan yang terjadi dibidang ini bukan hanya bersumber dari masyarakat tapi ditingkat pelaku dan fasilitator. contohnya keterlambatan laporan.
Kesepakatan yang dibangun dalam pertemuan ini diantaranya adalah  mengaktifkan kembali rapat rutin mulai ditingkat OSP sampai ke tingkat korkot dan fasilitator dengan tujuan menggali seluruh permasalahan yang terjadi dilapangan.
berikut jadwal pertemuan masing-masing bidang :
  • Rapat Tim MK dan PB : 2 (dua) kali dalam sebulan - setiap tanggal 6 dan 28
  • Rapat Tim Infrastruktur : 2 (dua) kali dalam sebulan - setiap tanggal 15 dan 27
  • Rapat Tim Sosial : 1 (satu) kali dalam sebulan - setiap tanggal 28
  • Rapat Tim Senior Fasilitator : 1 (satu) kali dalam sebulan - setiap tanggal 01
  • Rapat Tim Korkot + Satker : 1 (satu) kali dalam sebulan - setiap tanggal 10
  • Rapat Tim OSP + Tom Korkot + Satker : 1 (satu) kali dalam sebulan - setiap tanggal 15
  • Rapat Tim OSP 8 Gorontalo : 4 (empat) kali dalam sebulan - setiap hari senin 
Semoga kesepakatan ini tidak hanya sekedar menggugurkan kewajiban...
Sekian dan Semoga Bermanfaat.-
 

Anda sedang membaca artikel tentang OSP 8 Gorontalo Sepakat Tingkatkan Pengendalian Kinerja Pendampingan dan anda bisa menemukan artikel OSP 8 Gorontalo Sepakat Tingkatkan Pengendalian Kinerja Pendampingan ini dengan url https://pnpmgorontalo.blogspot.com/2012/09/osp-8-gorontalo-sepakat-tingkatkan.html,Jangan lupa tinggalkan saran dan komentar anda untuk perbaikan blog ini .

0 komentar:

Posting Komentar

Terimakasih atas kunjungan anda, tolong tinggalkan saran dan komentar untuk perbaikan ke depan. Salam Pemberdaya