4 Oktober 2012

Hiruk Pikuk Kegiatan PLPBK Kelurahan Tenilo

Program Pengembangan Lingkungan Berbasis Komunitas (PLP-BK) di Kel. Tenilo BKM “Andalan” sudah memasuki  tahap pemasaran dan pelaksanaan pembangunan. Kegiatan pemasaran sudah diawali dengan Road Show ke Instansi Pemerintah dan Dewan Kota Gorontalo pada tanggal 13 September 2012. sedangkan dari sisi  perencanaan, BKM “Andalan” Kel. Tenilo menitikberatkan pada Penataan Permukiman Kumuh dan ex Pasar Tenilo
Dalam mewujudkan Program tersebut BKM “Andalan” Kel. Tenilo dan TIM Pemasaran menggelar pertemuan dengan pihak terkait  termasuk pemerintah daerah dan perwakilan rakyat (DPR) yang dilangsung di Kantor Dewan Kota Gorontalo.  Pertemuan ini penting dilakukan untuk mendapatkan dukungan pihak perwakilan rakyat.

3 Oktober 2012

Kesepakatan EGM TA Infrastruktur

Hotel Puri Avia Resort Bogor menjadi salah satu pilihan dilaksanakan Expert Group Meeting (EGM) bagi tenaga ahli infrastruktur di wilayah 2 yang masing-masing diikuti oleh perwakilan daerah : DIY, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Kalimantan Selatan, Sulawesi Barat, Bali, Sulawesi Tenggara, Maluku, Kalimantan Tengah, Sulawesi Utara, Maluku Utara, Papua, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Papu Barat, Kalimantan Timur, Gorontalo, dan Sulawesi Tengah.
Salah satu tujuan pelaksanaan EGM ini adalah untuk meningkatkan kualitas pendampingan mulai dari tingkat pusat sampai ke tingkat fasilitator di masing-masing daerah. Ruang lingkup pembelajaran yang menjadi target utama adalah issu terkini tentang capaian program PNPM Mandiri Perkotaan dibidang infrastruktur, diantaranya : pelaksanaan PLPBK, pengendalian kualitas perencanaan, perbaikan data sim infrastruktur dan sejumlah issu lainnya yang di kemas dalam jadwal EGM selama 3 (tiga) hari yang dimulai dari tanggal 27 september sampai dengan 30 September 2012.
Hasil diskusi dituangkan dalam butir-butir kesepakatan yang wajib ditindaklanjuti oleh masing-masing tenaga ahli infrastruktur adalah :

15 September 2012

OSP 8 Gorontalo Sepakat Tingkatkan Pengendalian Kinerja Pendampingan


Salah satu bentuk pengendalian kegiatan dilapangan adalah Uji Petik. Hal ini dimaksudkan untuk mengukur capaian program dan pemahaman pelaku.
Perjalanan program PNPM Mandiri Perkotaan di provinsi Gorontalo telah memasuki tahun ke 7 sejak tahun 2005.

5 September 2012

Memfasilitasi Siklus Masyarakat Tanpa Dana BLM

Perjalanan PNPM Mandiri perkotaan di provinsi Gorontalo sudah memasuki tahun ke VII terhitung sejak tahun 2005. Dikota Gorontalo khususnya perjalanan P2KP begitu diminati warga, meskipun sejak tahun 2005 sampai 2008 masih bergabung dengan KMW V SULUT. 
Kebersamaan yang dirasakan oleh para pejuang pemberdayaan sebagai fasilitator begitu terasa. 90% BKM yang terpilih di kala itu sangat memahami arah program. “BKM adalah Badan Keswadayaan Masyarakat dapat diartikan suatu Badan yang mengelola Swadaya Masyarakat sebagai modal utama dalam menjalankan roda pemberdayaan di masyarakat”

4 September 2012

Rapat Konsolidasi Pelatihan Khusus Fasilitator

Bertempat di Jl. Pangeran Hidayat No. 147 Tim OSP 8 Provinsi Gorontalo hari ini menggelar kegiatan konsolidasi pelatihan khusus bagi fasiltator, rapat yang dipimpin langsung oleh Tenaga Ahli Pelatihan (Ibu Agustin Abdullah) ini membahas seluruh rangkaian kegiatan pelatihan khusus bagi Senior Fasilitator (SF), Fasilitator MK, Fasilitator Teknik dan Fasilitator Pemberdayaan (CD) mulai dari jumlah anggaran yang diajukan dan disetujui oleh pihak manajemen, metode yang akan dipakai, sampai pada pembahasan materi dan JPL (Jumlah Jam Pelajaran) yang semuanya itu  mengacu pada Kerangka Acuan Kerja (KAK) Pelatihan yang sudah dikirim oleh Tim KMP.
Pelatihan khusus kali ini akan dilaksanakan di Badan Pengembangan Latihan Belajar (BPLB) yang berlokasi di Talumelito Kec. Limboto Kab. Gorontalo pada tanggal 07 - 09 September 2012.

30 Agustus 2012

Cara Mudah Menulis Best Practise

 Salam Pemberdayaan bagi pelaku dan simpatisan, semoga masih tetap semangat dalam menjalankan aktivitas. pada kesempatan kali ini saya akan coba berbagi tips tentang cara mudah menulis best practise yang selama ini sering menjadi kendala bagi teman-teman fasilitator.
Ok.. langsung aja yaa...
Best practice (Praktek Terbaik) dilakukan dan difasilitasi oleh pelaku program dapat didokumentasikan ke dalam beberapa bentuk media antara lain: audio, video, atau audiovisual, tulisan, grafis (gambar, foto, komik), dll. 
Cat. : Untuk Audio, video, atau audiovisual paling tidak durasinya minimal 15 menit
Yang utama untuk diperhatikan dalam produksi best practice jenis ini adalah kenyamanan untuk dilihat, dinikmati, dan dimengerti, sehingga pesannya mudah tersampaikan kepada penikmat. Karena salah satu tujuan produksi best practice ini adalah untuk menjadi sumber inspirasi dan belajar pelaku lain maka diharapkan isinya minimal mengunakan prinsip “5 W dan 1 H”.

yang perlu teman-teman sikapi adalah :

Pilih Mana Bata Merah atau Batako

Penggunaan bata merah sebagai bahan pengisi dinding sudah jamak kita lihat diberbagai bangunan dari dulu hingga kini. Bahan material ini, hingga sekarang sepertinya masih punya tempat dihati masyarakat kendati sudah banyak gempuran teknologi ripil dengan berbagai rekayasa konstruksi seperti bata ringan. Cukup bisa dimaklumi, bata merah masih lebih banyak digunakan dari pada bata ringan, karena selain sudah teruji kekuatannya, juga mendapatkannya pun tidak susah.

Mengenal Lebih Jauh Tentang Septictank


Apakah anda sering bermasalah dengan septictank dirumah anda??? atau septictank anda cepat penuh?? tulisan kali ini akan mengajak teman-teman untuk mengenal lebih jauh tentang septictank.... langsung aja ya???

Dari namanya septic tank berarti bak kuman dan merupakan cara yang terbaik yang dianjurkan oleh WHO akan tetapi memerlukan biaya mahal, tekniknya sukar dan memerlukan tanah yang luas.
"Pembangunan septic tank juga perlu memperhatikan keadaan tanah, pada kondisi tanah yang terlalu lembab dalam jangka waktu yang lama, maka tanah tersebut tidak sesuai untuk lokasi septic tank".

Ciri Hunian Minimalis

 
"Gaya ini dipandang praktis dan dapat mewakili gaya hidup modern. Jawaban atas tantangan zaman yang ingin mendapatkan hasil maksimal dari sesuatu yang minimal. Bisa berupa dana pembangunan yang minim atau meminimalkan gaya hidup. Namun justru keterbatasan ini melahirkan tren hunian".